5 Tips dan Trik Makeup Mata, Biar Nggak Celaka

Makeup Mata

Kebanyakan cewek memakai maskara untuk buat cetar tampilan bulu matanya. Selain gampang didapat dengan harga yang bervariasi, maskara juga mudah diaplikasikan. Tapi, apa jadinya bila kamu malas mencuci maskara, khususnya sebelum tidur?

Dilansir situsĀ sedayubet seorang perempuan asal Australia, Teresa Lynch, menyatakan punya kelaziman pakai maskara masing-masing hari namun malas menghapusnya. Ia mengeluhkan sensasi berat dan sakit pada kelopak mata yang membuatnya terus berair. Setelah dikonsultasikan, dokter menemukan tidak sedikit benjolan berpigmen gelap di bawah selaput mata, tepatnya di balik kelopak mata Lynch. Dilansir dari Daily Mail, Dr Dana Robei, seorang berpengalaman bedah mata yang menangani permasalahan ini menyatakan bahwa benjolan tersebut ialah penumpukan potongan maskara yang tertanam begitu dalam dalam masa-masa yang lama. Masalah mata Lynch dikaitkan dengan penyakit radang selaput mata dan kehancuran pada kornea.

Dr Luke Arundel, seorang optometris sudah melihat sejumlah kasus pemakaian kosmetik yang menyebabkan kehancuran mata, tergolong yang dirasakan oleh Lynch. Berikut aturan-aturan makeup mata yang disarankannya guna menghindari risiko infeksi dan kehancuran mata. Perhatikan biar anda nggak jadi korbannya juga, ya!

1. Jangan pakai eyeliner terlampau dekat dengan lash line/waterline (garis unsur dalam mata) sebab akan mengontaminasi dan masalah penglihatan pada mata

Partikel eyeliner yang diaplikasikan pada unsur bulu mata yang dekat dengan kelopak mata bisa beralih ke lapisan air mata. Partikel yang lazimnya terdiri dari lilin, minyak, silikon, dan perekat alami ini bakal lebih cepat beralih jika eyeliner diaplikasikan pada unsur dalam kelopak mata (waterlining/tightening). Sekitar 15-30 persen partikel ini bahkan bisa beralih dalam waktu selama 5 menit saja lho!

Akibatnya, mata akan terpapar iritasi, memerah, bakteri riskan akan menginfeksi dan buat penglihatan kabur. Kondisi bakal lebih parah terjadi pada penderita mata sensitif atau atau sindrom mata kering, dan pemakai lensa kontak.

2. Waspada terhadap praktik eyelash extension abal-abal pun pemakaian berulang yang dapat membahayakan kelopak mata

Dr Arundel mengejar banya permasalahan yang diakibatkan oleh ekstensi atau pemanjangan sampai pelebatan bulu mata. Beberapa permasalahan tersebut antara beda reaksi alergi yang terhadap lem yang dipakai pada proses ekstensi sebab dikhawatirkan berisi formaldehida. Kerusakan kornea mata pun dapat terjadi dampak cedera penjepit. Lebih dari itu, praktik ekstensi yang berulang juga dapat menyebabkan hilangnya bulu mata alami sebab ketegangan yang berlebihan pada batang rambut.

Nah, praktik ekstensi bulu rambut abal-abal dan nggak terlatih bakal memperbesar risiko-risiko pada kelopak mata.

Makeup Mata
Makeup Mata

3. Hindari pemakaian kosmetik yang telah kedaluwarsa, apa juga itu!

Sebuah riset yang diterbitkan dalam International Journal of Cosmetic Science mengejar bahwa sejumlah 97,9 persen pemakai kosmetik masih memakai kosmetik yang telah kedaluwarsa, dan ternyata maskara jadi produk dengan prosentase paling tidak sedikit di antara produk kosmetik lainnya. Itu dengan kata lain banyak orang yang masa bebal dengan kosmetik yang digunakannya, tergolong produk guna sekitar mata. Please, tidak jarang kali cek tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk dan tidak boleh pakai lagi bila sudah lewat tanggalnya, ya!

4. Nggak seluruh diameter lensa kontak itu sesuai untuk dipakai, juga harus diresepkan oleh dokter mata

Lensa kontak memang nggak tergolong makeup sih, tapi tidak sedikit orang yang menggunakannya guna mempercantik tampilan mata. Padahal, lensa kontak tersebut punya diameter yang berbeda-beda cocok dengan keperluan masing-masing mata. Penting guna meyakinkan bahwa lensa kontak sudah diresepkan oleh dokter mata yang bakal mengukur kecocokan mata dan lensa kontak serta mengevaluasi bagaimana respon mata terhadap lensa kontak.

Permukaan lensa mata sangatlah halus, andai memakai lensa kontak yang nggak diresepkan, khususnya berasal dari sumber yang meragukan, maka dapat menyebabkan kehancuran mata laksana infeksi, jaringan parut kornea sampai kebutaan.

5. Jangan hanya rajin datang ke salon kecantikan, segera kerjakan pemeriksaan mata andai kamu merasakan gangguan

Banyak orang yang bertahan dengan situasi matanya yang sakit, gatal, dan berair dalam masa-masa yang relatif lama, bahkan telah mulai kabur ketika melihat. Mereka mungkin beranggapan matanya baik-baik saja lantaran masih dapat dipakai beraktivitas. Padahal, semakin lama menunda guna memeriksakan matanya ke dokter, maka gangguan yang dirasakan juga bakal semakin berisiko. Jangan malas cek mata, ya!

Aturan-aturan di atas memang belum merangkum semuanya. Tapi usahakan anda selalu seksama dan teliti dalam ber-makeup, khususnya yang dipakai di lokasi vital laksana mata. Cantik boleh, tapi tidak boleh sampai hilang logika, ya!